PEKANBARU (Riau) noviralnojustice.com – Menyambut Panglima Baru Wirabima Pekanbaru – Tongkat komando Resor Militer (Korem) 031/Wirabima resmi berpindah tangan. Sosok perwira intelektual dan lapangan, Brigadir Jenderal TNI Dr Agustatius Sitepu, kini dipercaya memimpin Korem strategis di Bumi Lancang Kuning, menggantikan Brigjen TNI Jarot Suprihanto. Prosesi serah terima jabatan berlangsung khidmat dan penuh makna di Aula Kharuddin Nasution, Markas Kodam XIX/Tuanku Tambusai, Pekanbaru, Selasa (20/1/2026).
Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Pangdam XIX/Tuanku Tambusai, Mayjen TNI Dr Agus Hadi Waluyo, disaksikan jajaran perwira tinggi, pejabat TNI, serta unsur terkait. Pergantian kepemimpinan ini menandai babak baru perjalanan Korem 031/Wirabima, dengan harapan semakin kokoh dalam menjaga stabilitas, keamanan, dan kemanunggalan TNI bersama rakyat Riau.
Jejak Panjang Perwira Lapangan dan Intelektual
Brigjen TNI Dr Agustatius Sitepu bukanlah nama baru di tubuh Tentara Nasional Indonesia. Sebelum dipercaya memimpin Korem 031/Wirabima, ia menjabat sebagai Direktur Latihan pada Komando Pembina Doktrin, Pendidikan, dan Latihan TNI (Dirlat Kodiklat TNI) sejak 25 September 2025. Jabatan strategis tersebut mengantarkannya menembus jajaran perwira tinggi dengan pangkat brigadir jenderal, setelah sebelumnya berdinas sebagai Perwira Menengah di Denmabesad. Lulusan Akademi Militer tahun 1997 ini dikenal memiliki rekam jejak penugasan yang lengkap,, dari daerah konflik hingga kawasan perbatasan negara. Ia pernah terlibat langsung dalam penanganan konflik Ambon, serta menjalani penugasan berat di Papua, wilayah dengan kompleksitas keamanan dan sosial yang tinggi.
Pengalaman lapangannya semakin teruji saat dipercaya memimpin Satgas Pengamanan Perbatasan RI–Malaysia. Di bawah kepemimpinannya, satuan yang dipimpinnya meraih penghargaan Satgas Terbaik Pamtas Darat RI–Malaysia tahun 2015 dari Pangkoops, sebuah pengakuan atas kepemimpinan, disiplin, dan pendekatan humanis yang ia terapkan.
Karier yang Terus Menanjak
Lintasan karier Brigjen Agustatius menunjukkan konsistensi dan kualitas kepemimpinan. Pada 2017, ia menjabat Komandan Kodim 0205/Tanah Karo, kemudian dipercaya memimpin Brigade Infanteri 7/Rimba Raya pada 2019. Penugasan strategis lainnya menyusul, mulai dari Kasi Operasi Korem 161/Wirasakti (Kodam IX/Udayana) hingga Asisten Operasi Kasdam XIV/Hasanuddin pada 2023. Pada April 2024, ia kembali dipercaya mengemban jabatan sebagai Komandan Korem 022/Pantai Timur, sebelum akhirnya kini ditugaskan memimpin Korem 031/Wirabima.
Jenderal Bergelar Doktor
Di balik kesibukan dan kerasnya dunia militer, Brigjen Agustatius membuktikan bahwa profesionalisme prajurit dapat berjalan seiring dengan prestasi akademik. Ia berhasil menyelesaikan pendidikan doktoral (S3) di Universitas Sumatera Utara dengan predikat sangat memuaskan.
Disertasinya yang berjudul
“Studi Peran Kodim 0204/Tanah Karo dalam Penanggulangan Bencana Alam Erupsi Gunung Sinabung” lahir dari pengalaman empirisnya di lapangan.
Karya ilmiah tersebut memperkuat reputasinya sebagai perwira yang tidak hanya bertindak, tetapi juga berpikir strategis dan solutif.
Anak Petani, Jenderal, dan Seniman
Lahir pada 3 Agustus 1975 di kaki Gunung Sinabung, Tanah Karo, Sumatera Utara, Brigjen TNI Dr Agustatius Sitepu tumbuh dari keluarga sederhana. Ia adalah putra seorang petani, latar belakang yang justru membentuk ketangguhan, kedisiplinan, dan semangat pantang menyerah dalam dirinya. Bersama sang istri, Ester Rehulina Sembiring, ia membangun keluarga dengan dua anak: Gricella Clara Ibrena Sitepu dan Louis Alexander Sitepu. Menariknya, di balik seragam loreng dan disiplin militer, Brigjen Agustatius memiliki jiwa seni yang kuat. Ia dikenal sebagai pencipta lagu dan musisi, dengan karya-karya yang sarat nilai nasionalisme dan kearifan lokal Tanah Karo.
Sejumlah lagu ciptaannya antara lain “Pesan dari Perbatasan”, “Merah Putih Berkibar”, “Mars Bersama Rakyat TNI Kuat”, “Pahlawanku”, “Taneh Karo Kuta Kemulihen”, “Pedah Nande”, hingga “Uekenndu Rancangan Tuhan”, karya yang merefleksikan kemanusiaan, pengabdian, dan cinta tanah air.
Pesan Inspiratif dari Seorang Jenderal
Bagi Brigjen Agustatius, keterbatasan bukan alasan untuk berhenti bermimpi. Ia menegaskan bahwa kerja keras dan ketekunan adalah kunci utama.
“Anak petani bisa menjadi tentara, bahkan perwira TNI, asalkan mau bekerja keras, tekun, dan tidak pernah menyerah. Saya membuktikannya sendiri,” ujarnya dalam sebuah kesempatan.
Kini, dengan amanah baru sebagai Komandan Korem 031/Wirabima, Brigjen TNI Dr Agustatius Sitepu membawa harapan besar, menghadirkan kepemimpinan yang tegas, humanis, dan berpihak pada rakyat, sejalan dengan semangat pengabdian TNI untuk Bangsa dan Negara.
Kontributor: Arjuna Sitepu




.jpg)
.jpg)
.jpg)
-picsay.jpg)
-picsay.jpg)
-picsay.jpg)
-picsay.jpg)
-picsay.jpg)
-picsay.jpg)
-picsay.jpg)
-picsay.jpg)
-picsay.jpg)
-picsay.jpg)
-picsay.jpg)
-picsay.jpg)
-picsay.jpg)
-picsay.jpg)
-picsay.jpg)
-picsay.jpg)
