Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

IMPERIUM NTB Dukung Muzihir Bersihkan Kader Pembelot di Tubuh PPP NTB

5/26/2026 | Mei 26, 2026 WIB | 11K Last Updated 2026-05-26T10:55:53Z

 

Noviralnojustice.com-MATARAM – Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Pemuda Pemerhati Hukum Nusa Tenggara Barat (DPD IMPERIUM NTB) angkat bicara terkait polemik internal yang tengah terjadi di tubuh Partai Persatuan Pembangunan (PPP) NTB.





Melalui Ketua Bidang Politik Muhammad Dani, IMPERIUM NTB menilai langkah Ketua DPW PPP NTB H. Muzihir dalam melakukan penataan struktur partai merupakan sikap tegas yang tepat demi menjaga marwah dan soliditas organisasi partai.





Muhammad Dani mengatakan, konflik internal yang mencuat ke publik belakangan ini harus dijadikan momentum evaluasi bagi seluruh kader PPP NTB agar kembali memprioritaskan loyalitas organisasi dibanding kepentingan kelompok maupun pribadi. Menurutnya, seorang pimpinan partai memiliki kewenangan untuk mengambil tindakan terhadap kader yang dianggap tidak lagi sejalan dengan arah perjuangan partai.




“Kami mendukung penuh langkah Ketua DPW PPP NTB H. Muzihir dalam membersihkan kader-kader pembelot yang justru memperkeruh suasana internal partai. Ketegasan itu penting agar PPP NTB tetap solid dan tidak dikendalikan oleh kepentingan tertentu yang merusak kewibawaan partai,” tegas Muhammad Dani, Selasa (26/5).




Ia juga menilai bahwa kegaduhan politik akibat saling copot jabatan di internal PPP NTB seharusnya diselesaikan melalui mekanisme organisasi dan tidak terus dipertontonkan ke ruang publik. Sebab, menurutnya, kondisi tersebut dapat menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap partai politik sebagai pilar demokrasi.




Selain itu, DPD IMPERIUM NTB mengingatkan seluruh elite dan kader PPP NTB agar mengedepankan etika politik serta menghormati keputusan struktural partai. 



Muhammad Dani menegaskan bahwa partai politik tidak boleh menjadi ruang pertarungan kepentingan pribadi yang justru mengorbankan stabilitas organisasi dan kepercayaan publik terhadap PPP di Nusa Tenggara Barat.

×
Berita Terbaru Update