Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Nelayan Madak Belek Berharap Bantuan Sampan untuk Perluas Jangkauan Tangkap Kepiting

5/21/2026 | Mei 21, 2026 WIB | 11K Last Updated 2026-05-21T08:35:12Z

 




Noviralnojustice.com_Sekotong, Lombok Barat – Aktivitas nelayan di pesisir Dusun Madak Belek, Desa Cendi Manik, Kecamatan Sekotong, Lombok Barat, kembali terlihat pagi ini, Kamis 21 Mei 2026. Lalu Hamdani, salah satu nelayan setempat, tampak sibuk mengikat hasil tangkapan kepiting bakau yang baru ia dapat dari kawasan mangrove sekitar dusun.


Kepiting-kepiting berukuran besar itu ia kumpulkan dalam jaring hitam sebelum diikat satu per satu menggunakan tali dari pelepah daun. Proses pengikatan ini penting agar capit kepiting tidak melukai atau merusak satu sama lain saat dijual ke pengepul. Hamdani mengaku hasil tangkapannya hari ini cukup lumayan, meski masih jauh dari harapan.


Terkendala Jangkauan  

Kepada wartawan, Lalu Hamdani menuturkan bahwa selama ini ia hanya mengandalkan berjalan kaki menyusuri area mangrove dan pesisir dangkal. Keterbatasan alat tangkap membuat hasil yang didapat tidak menentu.


"Kami hanya bisa di pinggir-pinggir saja. Kalau ada sampan kecil, saya bisa lebih jauh ke tengah, ke titik yang kepitingnya lebih banyak dan besar-besar," ujar Hamdani sambil terus mengikat kepiting, Kamis 21 Mei 2026.


Ia berharap pemerintah daerah maupun dinas terkait dapat memberikan bantuan sampan untuk nelayan kecil seperti dirinya. Menurutnya, dengan sampan, jangkauan tangkap bisa lebih luas, waktu melaut lebih efisien, dan otomatis pendapatan keluarga juga ikut meningkat.


Potensi Kepiting Sekotong  

Desa Cendi Manik dikenal memiliki kawasan mangrove yang cukup luas dan menjadi habitat kepiting bakau. Komoditas ini jadi salah satu sumber penghasilan utama warga pesisir Madak Belek. Harga kepiting di tingkat pengepul saat ini berkisar Rp60.000 hingga Rp120.000 per kilogram, tergantung ukuran.


Kepala Dusun Madak Belek yang dihubungi terpisah membenarkan bahwa mayoritas warganya memang menggantungkan hidup dari hasil laut. Ia mendukung aspirasi warganya agar mendapat perhatian dari pemerintah.


Harapan ke Pemerintah  

Bantuan sarana tangkap seperti sampan dan alat pendukung lainnya dinilai bisa mendongkrak ekonomi nelayan tradisional. Selain untuk kepiting, sampan juga bisa digunakan untuk mencari ikan dan hasil laut lain saat musimnya tiba.


"Kami tidak minta yang besar-besar. Sampan kecil saja sudah sangat membantu kami untuk bisa lebih berdaya," tutup Lalu Hamdani.


Untuk saat ini, nelayan seperti Hamdani masih harus puas dengan hasil tangkapan dari pesisir. Mereka berharap suara dari pelosok Madak Belek ini bisa sampai ke telinga pemangku kebijakan. 

×
Berita Terbaru Update