![]() |
| Foto; Ilustrasi |
Noviral - Nojustice.com//Pohuwato – Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di kawasan Bulangita, Kecamatan Marisa, seolah tak tersentuh hukum. Meski berulang kali menjadi sorotan, praktik tambang ilegal tersebut diduga terus beroperasi tanpa hambatan berarti. Situasi ini memunculkan kesan kuat bahwa ada pembiaran sistematis yang membuat aktivitas melawan hukum itu tetap berjalan.
Sorotan tajam mengarah pada oknum kepala desa yang dituding tidak mengambil langkah tegas. Hingga kini, tidak terlihat adanya larangan resmi, imbauan keras, maupun tindakan nyata dari pemerintah desa untuk menghentikan aktivitas PETI.
Sikap diam ini memicu pertanyaan publik: apakah ini bentuk kelalaian, ketidakmampuan, atau justru pembiaran yang disengaja?
Dampaknya bukan sekadar isu administratif. Saat curah hujan meningkat, warga di Desa Teratai dan Desa Palopo harus menanggung risiko. Aliran air bercampur lumpur dan material tambang diduga meluber ke wilayah pemukiman dan lahan warga.
Ancaman banjir, sedimentasi, serta kerusakan lingkungan kini menjadi bayang-bayang nyata yang menghantui masyarakat setiap kali hujan turun. Jika kondisi ini terus dibiarkan, bukan hanya lingkungan yang rusak, tetapi juga kepercayaan publik terhadap pemerintah desa dan aparat penegak hukum yang dipertaruhkan.
Masyarakat mendesak tindakan tegas dan transparan—bukan sekadar wacana—untuk menghentikan PETI di Bulangita sebelum dampaknya berubah menjadi bencana yang tak terkendali.(H-I)**




.jpg)
.jpg)
.jpg)
-picsay.jpg)
-picsay.jpg)
-picsay.jpg)
-picsay.jpg)
-picsay.jpg)
-picsay.jpg)
-picsay.jpg)
-picsay.jpg)
-picsay.jpg)
-picsay.jpg)
-picsay.jpg)
-picsay.jpg)
-picsay.jpg)
-picsay.jpg)
-picsay.jpg)
-picsay.jpg)
